Menyelamatkan Lingkungan Tanpa Menanam Pohon

Posted: June 15, 2012 in asal tahu

JAKARTA, www.ngarai.com – Tak hanya menanam pohon sebanyak-banyaknya di berbagai kegiatan. Sebenarnya banyak cara bisa dilakukan untuk membantu melestarikan lingkungan. Salah satunya dengan mulai memilih barang-barang dengan stempel yang disepakati internasional. Langkah tersebut dapat dikatakan lebih baik daripada menanam pohon, tapi tidak pernah memeliharanya.

Ada banyak tanda  stempel internasional yang bisa dijadikan acuan. Mulai dari tanda FSC (Forest Stewardship Council) untuk barang-barang berupa kertas dan furniture kayu. Ada juga tanda dari Rainforest  Alliance, yang menjamin bahan kayu yang diperjualbelikan, berasal dari sumber yang dapat dipertanggungjawabkan dan berprinsip melestarikan lingkungan.

Mulai membiasakan membuang semua surat sampah elektronik, yang tersimpan di inbox surat elektronik, menjadi langkah berikut yang baik. Biasakan juga untuk menaruh daftar pengirim surat yang suka mengulang-ulang kiriman, dalam kategori yang harus diblok. Sehingga dimasa depan tidak membuang-buang energi, untuk mengirimi kembali surat sampah yang sama kembali.

Selain itu beli barang-barang kertas yang berasal dari produk daur ulang, serta gunakan seminimal mungkin alat tersebut. Seperti menggunakan tisu. Karena tisu berasal dari pohon-pohon yang harus ditebang. Dengan memanfaatkan semaksimal mungkin tisu yang ada, berarti mengurangi pula jumlah pohon-pohon yang harus ditebang.

Untuk makin menghemat penggunakan kertas, minta kepada para penagih untuk tidak menggunakan kertas untuk melakukan penagihan. Cukup gunakan pemberitahuan melalui surat elektronik, sehingga penggunaan kertas bisa makin diminimalisasi. Sejalan dengan itu, usahakan juga proses menagih piutang perusahaan tidak menggunakan kertas pula, sehingga terjadi timbal balik yang menguntungkan.

Upaya lain adalah dengan mulai mengalihkan dana-dana sosial kepada upaya-upaya pelestarian disekitar lingkungan yang terdekat. Upayakan pula dana-dana tersebut digunakan untuk lokasi pengelolaan cagar alam, atau ekoturisme yang dikelola masyarakat setempat.

Banyak lagi cara lain yang bisa dilakukan. Seperti menghindari pemakaian barang-barang yang mengandung minyak kelapa sawit, terutama yang tak ramah lingkungan. Bisa juga dengan membiasakan menjadi vegetarian. Asal memang mau membantu, pasti banyak jalan yang bisa dilakukan. (Sulung Prasetyo).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s