Belajar Jaringan

Posted: May 24, 2008 in asal tahu

Ilmu telekomunikasi sangat umum untuk kita ketahui, apalagi jika kehidupan sehari – hari kita bersentuhan lansung dengan komputer, dalam mencari informasi yang sedang Uptodate kinerja internet sangat dibutuhkan karena di dalam media internet terdapat beberapa sumber daya yang dapat kita gunakan untuk mencari, tukar menukar informasi dan sebagainya.  Oleh karena itu sebelum kita mengenal internet lebih jauh, alangkah baiknya jika kita mengerti tentang beberapa topologi  jaringan. Karena topologi  jaringan merupakan sebuah alat yang dapat menghubungkan komunikasi antar komputer dengan komputer lainnya baik masih dalam satu area, wilayah, ataupun secara global (internet).

Topologi jaringan komputer itu sendiri adalah bentuk perancangan baik secara fisik maupun secara logik yang digunakan untuk membangun sebuah jaringan komputer. yang menjelaskan hubungan geometris antar unsur – unsur penyusunan jaringan, yaitu node, link, dan stasion

Topologi jaringan dapat dibagi menjadi 3 kategori utama seperti di bawah ini.

  1. Topologi Bus
  2. Topologi Star
  3. Topologi Ring

Setiap jenis topologi di atas masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Pemilihan topologi jaringan didasarkan pada skala jaringan, biaya, tujuan, dan pengguna.

1. TOPOLOGI BUS

Bentuk jaringan Bus menyerupai jalan yg memiliki banyak pemberhentian (bus stop) ada topologi linear bus semua PC (terminal) dihubungkan pada jalur data (bus) yang berbentuk garis lurus (linear). Sehingga, data yang dikirim akan melalui semua terminal pada jalur tersebut. Jika alamat data tersebut sesuai dengan alamat yang dilalui, maka data tersebut akan diterima dan diproses. Namun, jika alamat tidak sesuai, maka data akan diabaikan oleh terminal yang dilalui dan pencarian alamat akan diteruskan hingga ditemukan alamat yang sesuai. Biasanya media koneksi yang digunakan alah kabel CoAX (RG58) atau 10 Base-2.

Kelebihan:
– hemat kabel

– mudah dikembangkan
– tidak membutuhkan kendali pusat
– layout kabel sederhana
– penambahan dan pengurangan terminal dapat dilakukan tanpa mengganggu operasi yang berjalan.
Kelemahan:
– deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
– kepadatan lalu lintas tinggi
– keamanan data kurang terjamin
– kecepatan akan menurun bila jumlah user (pemakai) bertambah
– diperlukan repeater untuk jarak jauh

2. TOPOLOGI STAR

Topologi jaringan Star, dimana media koneksi yang digunakan adalah kabel UTP atau 10/100/1000Base-T. Bentuk jaringan Star menyerupai bintang dgn pusatnya adalah suatu hub atau switch
Pada topologi star semua PC (terminal) dihubungkan pada terminal pusat (server) yang menyediakan jalur komunikasi khusus untuk terminal yang akan berkomunikasi. Sehingga, setiap pengiriman data yang terjadi akan melalui terminal pusat.

Kelebihan:
– paling fleksibel karena pemasangan kabel mudah
– penambahan atau pengurangan terminal sangat mudah dan tidak mengganggu bagian jaringan yang lain
– kontrol terpusat sehingga memudahkan dalam deteksi dan isolasi kesalahan serta memudahkan pengelolaan jaringan
Kelemahan:
– boros kabel
– kontrol terpusat (HUB) jadi elemen kritis
– perlu penanganan khusus bundel kabel

3.TOPOLOGI RING

Topologi jaringan Ring, dimana media koneksi yang digunakan adalah kabel UTP cat 3 atau Token Ring Bentuk jaringan Ring secara fisik menyerupai Star dgn pusatnya adalah suatu perangkat yg bekerja secara Ring (informasi diputar dlm lingkaran sampai ditemukan tujuannya)
Perbedaan utama antara Hub dan Switch adalah Hub tidak memiliki fasilitas routing, sehingga semua informasi yang datang akan dikirimkan ke semua komputer (broadcast). Sementara Switch memiliki fasilitas routing sehingga informasi yang diterima hanya dikirimkan ke komputer tujuan.

Pada topologi ring semua PC (terminal) dihubungkan pada jalur data (bus) yang membentuk lingkaran. Sehingga, setiap terminal dalam jaringan saling tergantung. Akibatnya, apabila terjadi kerusakan pada satu terminal, maka seluruh jaringan akan terganggu.

Kelebihan:
– hemat kabel
– tidak perlu penanganan bundel kabel khusus’
– dapat melayani lalu lintas data yang padat
Kelemahan:
– peka kesalahan
– pengembangan jaringan lebih kaku
– lambat
– kerusakan pada media pengirim/ terminal dapat melumpuhkan kerja seluruh jaringan

Selain ketiga topologi dasar di atas juga terdapat topologi lainnya yang merupakan hasil pengembangan dari ketiga topologi tersebut. Topologi yang lainnya tersebut, antara lain:

1. tree/ hierarkis –merupakan hasil dari gabungan topologi bus dan star yang bentuknya seperti pohon bercabang;
2. mesh –merupakan hasil dari gabungan topologi bus, star, dan ring;
3. web –setiap terminal dalam topologi ini dapat saling berhubungan dengan terminal lainnya melalui beberapa link;dll.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s