Selintas Sejarah Bantenku

Posted: August 10, 2007 in jelajah

menara.jpg MENGINGAT nama Banten pada masa lalu, terbayang kejayaan bandar antarpulau dan negara. Nama yang tersangkut di dalamnya adalah Sultan Ageng Tirtayasa, pahlawan nasional asal Kerajaan Banten yang terkenal gigih melawan pemerintahan kolonial Belanda.

BANTEN memang kaya peninggalan sejarah dari zaman megalitik sampai penjajah Jepang, meskipun bila kita ke sana saat ini banyak prasarana umum yang tertinggal. Ragam peninggalan di sana mencerminkan tingginya peradaban nenek moyang, luasnya pergaulan orang Banten sampai di tingkat internasional dengan rasa toleransi begitu tinggi antaretnis dan agama saat itu.

Banten bukan hanya sosok Sultan Ageng Tirtayasa atau Jendral Daendels yang memaksa rakyat mengerjakan pembangunan jalan 1.000 kilometer dari Anyer hingga ke Panarukan di Jawa Timur. Ia lebih dari itu. Banten tua memiliki kekayaan ilmu pengetahuan yang mengagumkan, menjadi sumber sejarah tak habis-habisnya untuk dikupas sebab wilayah itu berhubungan erat dengan wilayah Jawa bagian tengah dan barat yang pada masa lalu dikenal lewat Kerajaan Demak (Jawa Tengah), Pajajaran (Jawa Barat), atau Bogor dengan Kerajaan Pakuan.

Peninggalan Sejarah dan Purbakala (PSP) Banten yang berada di Kawasan Keraton Banten . Diantaranya Keraton Surosowan.
Kawasan seluas empat hektar yang dikelilingi benteng setinggi dua meter itu menyisakan bekas bangunan, seperti pintu gerbang keraton berbentuk bulat, kolam pemandian, hingga sistem saluran air dalam keraton.
Keindahan istanaakan nampak terlihat jika mata kita alihkan kesuatau objek Tiga tangga istana yang berbentuk setengah lingkaran dari batu bata dan pemandian Roro Denok yang sampai sekarang masih mengeluarkan air menjadi bukti keindahan Keraton Surasowan.benten-surosowan.jpg

Kemajuan peradaban juga bisa disaksikan dari sisa bangunan di sana. Pada tahun 1552, ketika keraton itu mulai dibangun, nenek moyang kita ternyata sudah mengembangkan teknologi penyaringan air bersih. Pada bagian belakang istana-jika bagian depan istana diasumsikan bangunan yang ada tangganya-terdapat saluran air. Di depannya ada enam keran (dulu terbuat dari besi berwarna kuning sehingga tempat itu disebut Pancuran Emas) untuk mengambil air bersih yang sudah disaring.

Air bersih bersumber dari mata air Tasik Ardi, berjarak sekitar 2,5 kilometer dari Keraton Surasowan. Sebelum digunakan untuk minum, air itu harus melalui tiga penyaringan (peninggilan). Sumber air Tasik Ardi hingga kini masih tetap asri dan menjadi salah satu tempat wisata dalam kawasan Banten Lama, walau debit air yang dikeluarkan jauh lebih kecil. Sementara, pipa saluran air menuju keraton tetap terpelihara baik walau sebagian tertutup tanah dan jalan.

Di dalam wilayah eks Karesidenan Banten (sejak tahun 2000 menjadi provinsi sendiri, pisah dari Provinsi Jabar) itu ada beberapa kawasan situs dan peninggalan sejarah. Ada Banten Girang yang menyimpan situs zaman megalitik, ada Banten Lama di mana terdapat bekas Keraton Surasowan, Keraton Kaibon, Vihara Avalokitesvara, bekas benteng Speelwijk yang dibangun VOC Belanda, terletak 10 km arah utara Kota Serang.

Di Kota Serang sendiri ada beberapa gedung yang masuk kategori cagar budaya yangkresidenan.jpg perubahannya tak bisa dilakukan sembarangan. Setidaknya di sana ada empat gedung bersejarah. Gedung negara (kini kantor Gubenur Banten), dulu kantor Residen Banten yang dibangun pada tahun 1800-an, gedung Joang (kini tempat organisasi massa berkantor), bekas sekolah Mulo (kini Polres Serang), dan bekas markas marsose Belanda dibangun pada tahun 1900-an (kini menjadi markas Korem 064 Maulana Yusuf Banten).

Kondisi gedung-gedung itu relatif masih bagus. Akan tetapi, penjara serta bangunan lain yang menjadi asrama polisi harus dirawat dan dibersihkan. Penjara empat pintu yang umurnya diperkirakan satu abad tersebut kini menjadi rumah tahanan Polres Serang.

Sekelumit pertanyaan tentang, bagaimana persisnya sejarah kerajaan di Banten sejak abad ke-16 sampai abad ke-19, sampai sekarang belum terpecahkan. sosok sejarah Banten hingga saat ini belum terwujud utuh. Penggalan yang dikaji para ahli arkeologi baru mata rantai yang terputus-putus. Walau demikian, hasil penelitian tersebut menjadi bukti Banten memiliki nilai sejarah. Bukti keberadaan Kerajaan Banten antara lain terdapat pada naskah kuno Pangeran Wangsakerta Cirebon abad ke-17 Masehi.
SEPERTI apakah kejayaan Banten masa silam? Silakan saudarasekalian menyaksikan Museum Banten Lama, depan bekas Keraton Surasowan yang dikelola Kantor Peninggalan Sejarah dan Purbakala Banten. Di sana terdapat lukisan dua duta besar Keraton Banten yang dikirim ke Inggris pada tahun 1682. Dua utusan diplomatik itu adalah Kiai Ngabehi Wira Pradja dan Kiai Abi Yahya Sendana.

Archaeological Remains of Banten Lama yang dibuat Pusat Penelitian Arkeologi Nasionalkaranghantu.jpg tahun 1984 menyatakan, sejarah Banten terutama terjadi pada abad ke-16 ke atas. Antara abad ke-12 sampai ke-15 Banten sudah dikenal sebagai pelabuhan untuk Pemerintah Inggris di Sunda. Pertumbuhan wilayah itu maju pesat. Bandar yang berjarak hanya sekitar dua kilometer dari pusat Pemerintahan Banten Lama disinggahi pedagang dari Gujarat (India), Tionghoa, Melayu, Portugal, dan Belanda.

Waktu itu, arus barang keluar-masuk pelabuhan sangat lancar sehingga perekonomian Banten maju pesat. Pada zaman pemerintahan Sultan Ageng Tirtayasa, Banten dikenal sebagai eksportir lada. Produk rempah-rempah mengundang banyak pedagang dari berbagai negara datang lalu tinggal di sana. Tak aneh bila di kawasan itu berdiri bangunan berusia di atas 100 tahun seperti vihara, mesjid Lama Banten, serta bekas kampung Arab, India, dan Cina.

Banyak hal bisa digali dari Banten. Anda ingin ke pantai dan gunung ? Datanglah… Selain itu kita bisa melepas ketegangan di akhir pekan,dengan pengetahuan mengenai sejarah Banten.

(SOELASTRI SOEKIRNO)

Comments
  1. Iwan says:

    bagus isinya. kunjungi punya saya juga ya

  2. Zaid HAris.AR says:

    Hatur Nuhun tos bagi-bagi ilmu tentang banten,tapi mun tiasa mah urang sarerea nu jadi generasi muda ulah hilap komo deui teu apal tentang daerah sorangan(Banten).Apalagi sekarang mah Banten jadi Profinsi yang sangat potensial baik dari ekonomi,budaya,dll.kan Banten Daerah yang menjadi gerbang Indonesia dan Pulau Jawa tetapi kadang orang sekarang tidak mengetahui tentang Banten baik dari segi budya ataupun tujuan dari kesultanan Banten dan Profinsi Banten itu sendiri.jadi Banten bukan sekadar cerita masa lalu tetpi bagaiman kita selaku orang banten bisa mengaplikasikan sejak dini dengan nilai-nilai yang tertanam dalam bentuk derah profinsi Banten..

    By:Mahasiswa Banten di Yogyakarta

  3. nadhira says:

    ass,,,
    saya sangat berterima kasih, telah ada nya informasi tentang sejarah banten yang lebih memudahkan saya sendiri untuk mencari tau tentang situs2 yang ada di banten. cuma, informasinya masih kurang jelas, apa lagi tentang sejarah gedung polres serang atau gedung2 lainnya yang masih ada tentang sejarah yang ada di banten. saya rasa masih ada pengkajian kembali dalam menginformasikan situs2 bersejarah di banten. biar lebih menarik,,,

    by.mahasiswa IAIN banten jurusan Sejarah Peradaban Islam/2

  4. irwan suhartono says:

    Saya simpati atas opini dan kreativitas anda dan segala aspirasi anda semua untuk dapat terus menggali dan melestarikan budaya dan kekayaan alam yang dimiliki oleh Banten. apalagi bila kita mengaku sebagai putra daerah Banten. jadilkanlah budaya Banten yang berakhlakul karimah dan bermartabat budi luhur. jangan hanya slogan asaja yang dipampang di pinggir jalan raya dengan Asmaul Husna yang bertengger. Wassalam, Muh. Irwan S, S.sos/Serpong Banten.

  5. aden says:

    gw seneng wanita banten karna manis – manis

  6. mahdiduri says:

    kang nunu, kita mau adain pameran photography royal tempo dulu, punya koleksi tidak? kalau ada saya tertarik untuk memamerkannya.

    kontak saya
    081906287503

  7. wes says:

    Ya betul kang, namun bagaimana dengan pemprov sendiri? apa tidak terkesan cuek terhadap peninggalan sejarah tersebut;

  8. sisca says:

    duh makasih bgt nh tentang sejarah banten’nya,aku jadi lebih bisa memahami sejarah banten zaman dulu karna ada bacaan ni……makasih ya…………………….

  9. jarwo says:

    wah..tanks bgt nh ats info tntg sejarh banten.jujur walaupun sy org asli banten tp yg namnya sejarah banten sangat buta..foto2 tua tntg kota banten khususnya kota serang klo bisa d perbanyak!!agr bisa ngabandingin ama yg skrg..tanks yeh!lam knl

  10. cukup menarik sekali sejarah banten..tp kebnykan lo masyarakat banten sndri tdk tau dgn sejarah banten itu sndri..dan teriakasih…telah membuka sejarah banten di forum ini…salam knl.

  11. Arie Aphe Ruwetd says:

    Thanks gan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s